FACHRORI TINJAU KESIAPAN DAN KEAMANAN PASAR SEKALIGUS MEMANTAU KETERSEDIAAN DAN HARGA PANGAN
23 2018

Jambi (12/6) – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum bersama Kapolda Jambi, Brigjen Pol.Muchlis,A.S, Sekda Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto,M.Si berserta Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi meninjau kesiapan dan keamanan pasar serta memantau Ketersediaan dan Harga Pangan Pokok/Strategis.

Untuk harga pangan di Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi bersinergi dengan instansi-instansi terkait telah beberapa kali melakukan peninjauan dan sidak harga pangan pokok, baik menjelang Ramadhan, saat Ramadhan, maupun menjelang Idul Fitri. Peninjauan lapangan harga bahan kebutuhan pokok oleh Satgas Pangan Provinsi Jambi bersama Kapolda dan Danrem ini dilakukan untuk mengetahui secara langsung harga-harga komoditi bahan pokok pada saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, dengan harapan harga bahan pokok relatif stabil dan kalaupun terjadi kenaikan harga, kenaikan harga tersebut masih cukup wajar.

 

Fachrori menegaskan, jika terjadi lonjakan harga atau kenaikan harga yang signifikan, maka Pemerintah Provinsi Jambi bekerjasama dengan Bulog dan instansi terkait siap melakukan intervensi pasar. Kebijakan dan langkah tersebut dipersiapkan dengan tujuan untuk membantu masyarakat supaya bisa merayakan Idul Fitri dengan kondisi yang relatif kondusif.

 

Dari peninjauan ketersediaan dan harga pangan pokok/strategis tersebut didapati bahwa stok pangan pokok memadai dan tidak terjadi lonjakan harga. Selain itu, kondisi keamanan juga cukup baik.

 

Fachrori mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya menjaga harga-harga bahan pokok di Provinsi Jambi agar tetap stabil, serta tidak terjadi lonjakan harga yang tinggi selama Bulan Suci Ramadhan ini hingga nanti menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018 M, dengan melakukan peninjauan langsung dan bekerjasama dengan Bulog Jambi mengadakan operasi-operasi pasar.

 

“Alhamdulilah, ketersediaan pangan kita menjelang lebaran aman, saat ini harga kebutuhan pokok masih stabil, belum ada kenaikan yang cukup memberatkan warga. Jika lonjakan harga terjadi, pemerintah akan melakukan intervensi pasar,” ujar Fachrori